15 June, 2016

Tuhan, aku mungkin tidak tahu meminta yang mana.. tapi bisakah Engkau yang mengambilkan untukku..

 Yesaya 59:1
 Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk
 menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam
 untuk mendengar;

 Pada saat tahun baru Cina, sebuah gereja memiliki
 kebiasaan untuk mempersiapkan manisan yang akan
 dibagikan kepada anak-anak yang datang ke gereja itu
 dan merayakan Imlek. Ini sebetulnya merupakan
 kebiasaan masyarakat Cina, yakni pada saat mereka
 merayakan hari-hari pesta seperti tahun baru atau moon
 festival, mereka akan menghidangkan makanan istimewa.
 Di tahun baru merekapun menyiapkan manisan-manisan
 khusus, dan diharapkan pada saat-saat istimewa seperti
 ini semua orang berusaha untuk berbicara tentang topik
 yang baik serta bertingkah laku yang baik dan sopan
 (berbicara dan bertingkah manis).

 Semua anak nampak gembira dan bahagia dengan semua
 manisan yang ada. Namun di antara mereka ada satu anak
 yang nampak murung. Gembala Sidang setempat
 merangkulnya dan menyuruh dia mengambil sendiri
 manisan yang tersedia. Ia tetap saja diam sambil
 matanya memperhatikan manisan yang ada.

 "Apakah ia tak ingin manisan yang ada?" Hamba Tuhan
 itu bertanya dalam hati. Namun dari pancaran matanya
 hamba Tuhan itu bisa melihat bahwa anak ini ingin
 mendapatkan manisan tersebut. Hamba Tuhan itu
 mengambil inisiatif, menggenggam manisan yang ada dan
 memberikannya kepada anak tesebut. Ia langsung
 menerima manisan itu dengan dua tangannya yang kecil.
 Wajahnya bersinar dan ia nampak gembira lalu berlari
 ke arah ibunya yang memperhatikan kami dari kejauhan.

 Sang ibu bertanya kepada anaknya, "Sayang, mengapa
 engkau tidak mengambil sendiri manisan itu?"

 Sambil memperhatikan manisan yang penuh mengisi kedua
 belah tangannya ia menjawab, "Karena tangan pak
 Gembala besar, sedang tanganku terlalu kecil. Manisan
 yang diberikan pak Gembala ini pasti lebih banyak
 daripada kalau saya sendiri yang mengambilnya." Luar
 biasa, sungguh anak yang pintar!!!

 Tangan Tuhan sudah pasti jauh lebih besar dari tangan
 Anda. Segala sesuatu ada dalam genggaman tanganNya.
 Ketika Anda menghadapi segala problema hidup dan hanya
 mengandalkan kekuatan telapak tangan yang kecil, Anda
 pasti akan kecewa. Namun bila Anda meletakkan semuanya
 pada tangan Tuhan, maka Anda akan menerima lebih
 banyak dari kelimpahan rahmatNya. Tangan Tuhan adalah
 kekuatan kita.
 So nice.. Tuhan, aku mungkin tidak tahu meminta yang mana.. tapi bisakah
Engkau yang mengambilkan untukku..

25 April, 2015

Be what will be.

Yang lalu biarlah berlalu, semua tidak akan terulang lagi.
Yang baru biarlah terjadi, toh belum tahu juga apa yang akan terjadi nanti.
  Hidup cuma sekali, semua orang bisa memilih untuk bahagia, teringat lagu yang diberikan seorang sista and somehow I knew she always care for me..
'♫ ♬ Hai nona manis.. Biarkanlah bumi berputar, 
menurut kehendak yang Kuasa..♫ ♬'

16 March, 2015

I can



How funny this picture, I can kill you sick bastard! from here lol