
Sekarang cukup mengerti tentang banyak hal.. Mulai sedih ketika membaca omelan ibu2 muda di jejaring sosial atau sekedar perbincangan biasa. Ada yang mengomel karena tidak bisa tidur karena sang bayi sakit, ada yang merindukan 'me time'-nya, ada yang mengeluh pengen buru-buru melahirkan karena sudah penat dan lelah, ada yang merindukan high heelnya, ada yang anaknya pengen dimasukin lagi hahahaa..
Aku mengerti teman-teman itu berhak merasa bahagia, sedih dan mengungkapkan perasaan, update status ini itu tentang proses kehamilan dan anak-anaknya, ya bukannya tidak bahagia karena mereka bahagia.. Sebenarnya juga aku tidak apa-apa, hanya hati ini seperti diiris-iris :)
Jadi teringat kejadian sewaktu pulang gereja setelah kebaktian Natal, rumah dan gereja kami di Medan cukup dekat, jalan kaki juga palingan 3 menit. Biasanya aku malas jalan dan memilih naik becak saja. Kebetulan singgah di salah satu warung pulsa untuk beli voucher 3, abang yang turun aku nunggu saja. Bapak yang membawa becak tersenyum dan tiba-tiba nyeletuk 'Sudah Natal ya, ga terasa.. Mana anak-anak juga belum beli baju baru..'
Bapak itu meneruskan ceritanya bahwa anaknya ada 4 orang, yang paling kecil masih belum sekolah, kakak dan abangnya ada yang sudah SMP dan SD. Bapak itu sudah berusaha mengumpulkan uang buat beli baju baru anaknya tetapi biaya hidup sehari-hari yang semakin tinggi, bayar biaya ngekost, makan, sekolah.. dia terdiam.. Aku bertanya Bapak itu gereja dimana? dia bilang HKBP yang ada di daerah Tanjung Sari Medan. Terlintas sedikit pikiran jelek jangan-jangan dia bohong, aku tanya 'Kapan Natal Sekolah Minggunya pak?' setahuku seluruh Natal SM di semua gereja HKBP sudah dilaksanakan paling tidak tanggal 18 Desember, hari Sabtu terakhir sebelum tanggal 25 Desember. Bapak itu bilang, Natalnya sudah lewat hari Sabtu kemarin..
Aku tanya lagi, 'Jadi anak bapak ga pakai baju baru ya pak?' Bapak itu senyum dan bilang, terpaksa anaknya dijanjikan akan beli baju dan sepatu baru spiderman nanti supaya mau pakai baju yang ada dulu. Sebenarnya anak-anak yang lain cukup mengerti, cuma yang kecil ini.. Maklumlah namanya anak-anak..
Aku terdiam, anak-anak, ada anak kecil yang sedih karena belum punya baju baru buat Natal.. God.. I can buy many new clothes, new toys, new shoes, books, bags, milk, vitamins, what kind foods, traveling, a baby bed, stroller, ipod, classical music.. but for whom?
Aku hampir menangis, hampir.. Amang, kalau kamu mau baju spiderman, jangankan baju spiderman, baju gambar apa aja pasti mama, papa, ompung semua ramai-ramai mau belikan..
Aku mengambil selembar uang merah dan aku salamkan ke Bapak itu, 'Ini pak sepertinya cukup buat beli baju spiderman'. Bapak itu mengucap syukur, menerimanya, dan berkali-kali bilang terima kasih. Suamiku naik kembali, kami pulang ke rumah. Aku diam saja waktu abang membayar uang becak itu, bapak itu bilang 'jangan, sudah dibayar' aku tertawa dan bilang 'bapak ngapain bilang, terima aja' dia bilang 'wah saya ga mau bohong'.
Abang nanya kenapa, aku bilang nanti aku ceritakan. Bapak tukang becak itu pergi, senyum-senyum dan bilang terimakasih lagi. Semoga bapak tukang becak itu bisa segera membelikannya sehingga ada 'spiderman kecil' yang senang di Tanjung Sari sana. Dan aku lupa kejadian itu, ga pernah ketemu ama tukang becak itu lagi..
Cuma teringat, dari pada cerita lebay.. At least semua indah pada waktuNya. Hari terakhir di Januari 2011 nih, ga terasa..
Sweet baby.. I will always keep you in my prayers!!!!