Showing posts with label caleg. Show all posts
Showing posts with label caleg. Show all posts

06 April, 2009

masa tenang

hari-hari terakhir dipenuhi dengan jabatan erat dari beberapa caleg yang aku kenal dengan pesan 'ruly, janganlah golput tahun ini, lihatlah keluarga kami..' aku melihat dan aku terdiam.. sebegitukah hubungannya..

tak sanggup berkata-kata lagi..
baiklah aku akan telah melist siapa saja yang bakalan menerima contrengan dari daftar kartu nama caleg yang ada padaku, kelender dan poster yang nempel di rumah kami, termasuk yang aku kenal dan telah meminta supaya aku menandai namanya.

untuk anggota caleg dprd kota aku bisa memilih dia karena melihat keluarganya dari pd, orangtua teman adikku dari pds, seorang tetangga dari ppp, seorang orangtua adik sekolah minggu dari partai lainnya dan seorang caleg dari partai urutan terakhir karena dari sejak awal masa kampanye sampai hari ini poster ukuran 10 cm itu masih nempel di gerbang rumahku, aku kagum kualitas lem super yang digunakannya.


aku mungkin tidak memilih untuk dpr tingkat propinsi karena adanya nama seseorang yang dulunya pernah mencalonkan diri sebagai gubernur dan kemudian gagal, ini hanyalah karena aku ga suka titik.


untuk caleg dpd aku terpaksa memilih 2 orang, sebenarnya tadinya ada 5 orang yang aku pertimbangkan, setalah dipikir-pikir, aku tidak dapat menyebutkan bahwa satu orang tersebut lebih baik dari orang yang lainnya, jadi begitulah 28 dan 13. itupun masih mungkin bertambah satu lagi.

untuk caleg dpr ri listku memilih seorang dokter dari pds karena alasan yang tidak boleh disebutkan, tifatul sembiring dari pks karena balihonya persis di depan kantorku, burhanudin napitupulu dari golkar karena aku sering melihatnya tampil di televisi dan panda nababan karena aku pernah bertemu dengannya di salah satu acara di kota medan.

so aku sedang mempertimbangkan daftar ini dalam 3 hari 3 malam berikut. semoga semua mendapatkan tempat dan kursi yang layak, yang penting adalah adilnya. karena aku masih ingat persis bahwa jumlah partai politik dan daftar caleg itu sangat banyak, aku harus adil atas nama keadilan yang dimaksud oleh orang-orang pendukung poligami.

jangan salahkan aku nanti ya kalau tidak mampu menahan nafsu untuk mencontreng semua nama-nama dengan visi yang sangat menarik hatiku, masalah nasionalisme lima tahun sekali dengan mengatasnamakan penderitaan rakyat hanyalah retorika belaka, kemana aja selama sebelum pemilu? karena hidup adalah pilihan sambil poco-poco dan bermain yoyo.. sayangnya sampai hari ini aku ga bisa poco-poco, aku bisanya tortor, sedikit maena dan beberapa tarian ajep-ajep kepompong..

hidup pemilu, hidup demokrasi, hidup rakyat, hidup nyontreng dan hidup libuuuuur..

22 March, 2009

sangat melek teknologi informasi


aku pertama melihatnya mengomentari blog yang ditulis seorang calon presiden dari gerindra di kompasiana. ketika itu para warga blog itu beramai-ramai mengomentari kehadiran calon presiden yang memanfaatkan blog untuk sedikit tukar pikiran dan menampung aspirasi karna ga mau dibilang kampanye.

antara lain komentarnya apakah masih ingat dengan dirinya lalu dibagian akhir silahkan berkunjung ke website yang dimilikinya lengkap dengan sekitar empat link url. tak lama berselang aku baru sadar, ternyata artis cantik itu juga memiliki blog di kompasiana dengan arsip pertamakali menulis tanggal 15 des 2008. isinya yah catatan dari sana-sini, penjelasan ini itu beserta jejak politik selebritis tak lupa cerita keluarga.

melihat track recordnya, pertamakali namanya muncul sebagai anggota dprd dari partai a, lalu direcall tiga tahun kemudian karena mencalonkan diri menjadi calon wakil gubernur dari partai b, dan pemilu kali ini menjadi caleg dari partai c. dalam tempo 5 tahun berkolaborasi dengan tiga partai, hm... no comment ah.

tulisan ini judulnya "Marissa Haque Sangat Melek Teknologi Informasi" kata sangat melek teknologi informasi itu yang buatku tertarik.. sepertinya telkom.net cukup selektif dalam memberikan pendapat di bidang teknologi informasi. wah master nih, jarang-jarangkan ada pakar yang mengaku dan diakui kepakarannya oleh kaliber gede dalam bidang luas pula.

penasaran, di kompasiana url itu hanya mengarahkan kita ke homesite telkom, search sebentar akhirnya diriku menemukan tulisan yang agak mirip dengan yang diposting ke kompasiana. judulnya ternyata hanya nama yang bersangkutan tanpa tambahan melek dan imbuhan apapun.

firasat ini... di tulisan versi telkom menyebutkan bahwa ybs sangat melek internet bahkan menyediakan website khusus tentang dirinya yang bisa menjadi arena berinteraksi antara dirinya dan juga penggemar.
untuk tahun 2005 ukuran seorang politisi mungkin masih bisa dihitung dengan jari ya. *pendapat pribadi tanpa survey :D

masalahnya adalah sangat melek internet dengan sangat melek teknologi informasi.

mungkin bisa jadi disebut sangat melek internet karena di website telkom tercantum satu website pribadi (yang tadi aku akses sudah disuspend karena masalah billing/support gitu deh).

kemudian di blog kompasiana menjadi sangat melek teknologi informasi karena tercantum 4 website gitu loh. walaupun dibagian footer cukup jelas siapa yang mendesignnya dan masih banyak nuansa dengan lambang partai nomor 28 sekarang.

oh ic, ic..

03 March, 2009

never say never again ala caleg

sudah diketahui secara bersama bahwa banyaknya parpol mengakibatkan kualitas caleg menurun, bahkan tidak ada rekam jejak profil yang dapat dilihat pemilih. secara awam saya mengetahui bahwa anggota legislatif bertugas membuat dan mensahkan undang-undang, mengontrol dan mengoreksi eksekutif dalam menjalankan pemerintahan.
adapun syarat menjadi caleg DPR, DPRD, DPD menurut UU Nomor 10 / 2008 Republik Indonesia adalah :
1. Warga Negara Indonesia / WNI
2. Berumur / Berusia Minimal 21 Tahun
3. Bertempat Tinggal di Wilayah NKRI (Negara Kesatuan Repubik Indonesia)
4. Takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
5. Minimal Tamat / Lulus SMA atau sederajat
6. Setia kepada Pancasila, UUD 1945 dan Cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945
7. Sehat Jasmani dan Rohani
8. Bersedia bekerja penuh waktu / full time
9. Terdaftar sebagai pemilih pada pemilu
10. Anggota Parta Politik
11. Siap bersedia tidak praktek notaris, akuntan dan advokat
12. Pegawai / Anggota PNS, TNI, Polri, BUMN, BUMD harus mengundurkan diri
13. Bersedia tidak rangkap jabatan negara, badan negara, bumd dan bumn
14. Tidak pernah masuk penjara dengan ancaman pidana lima tahun atau lebih
15. Dicalonkan di satu lembaga perwakilan dan satu daerah pemilihan
16. Cakap berbicara, menulis dan membaca dalam Bahasa Indonesia
17. Bisa Membaca Al-Quran (khusus caleg lokal NAD)

dan hasilnya kita punya orang-orang yang sangat bersemangat dan percaya akan dipilih, mulai dari : yang tertera difoto samping pengamen jalanan, edi - caleg PBB DPR Banten, tukang ojek, peru yulisman - caleg P3 dprp kota Padang, penyanyi, Tere - caleg PD DPR RI dapil Jawa Barat II, bintang film, rachel maryam - caleg gerindra Dapil Jawa Barat II, santo, tukang payung - caleg Gerindra DPRD Tingkat II Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, mantan artis, yusuf imam steve immanuel caleg gerindra DPR dari Dapil I Sulsel, masih mahasiswa, vanto, - caleg DPR RI Golkar, tukang becak, karseno- caleg PMM DPRD Kabupaten Banyumas, satpam, abdul rochman - caleg PKS untuk Dekot Manado, ajudan merangkap sopir, iwan hendra caleg PD DPRD Ogan Ilir dari dapil I , loper koran, sri haryanto caleg PM DPRD Banyumas, pengayuh becak, karseno caleg PMB DPRD Banyumas, artis dangdut, gita kdi - caleg PKB Dapil Jawa Barat 11 ... belum terhitung lagi yang sejenis kontraktor yang belum menang dapat tender proyek, ibu rumah tangga biasa yang ingin menambah pendapatan bulanan, mantan napi, preman, pengangguran (yang ga keterima kerja dimana-mana) dst..

syarat lain kecuali anggota partai politik bisa disamakan dengan melamar bagian umum or door to door sales and marketing, lebih susah syarat ngelamar kerjaan gw deh, ada mampu berbahasa inggris minimal pasif dan berkepribadian menarik hahaha..
apa yang akan dilakukan seorang yang bukan berlatar belakang hukum pada perancangan undang-undang?
apa yang bisa dipahami tukang payung pada pertanggungjawaban seorang walikota dalam bidang ekonomi makro?

apa kira-kira yang diusulkan mantan preman dalam penyusunan rapbd daerah?

apa yang dikerjakan pengangguran yang ga diterima melamar dimana-mana dalam sidang untuk mencerminkan kedaulatan rakyat dan dapat memperjuangkan aspirasi rakyat sesuai dengan tuntutan politik yang berkembang?

bagaimana artis dari dunia gemerlap duduk dalam rapat-rapat untuk mendapatkan legitimasi serta pemahaman yang sama dengan eksekutif?

bagaimana pemahaman seorang penyanyi misalnya dalam hubungan diplomatik antar negara dan hukum internasional ?

dst

jadi ga heran kenapa rapat dan sidang kabinet ini orang-orang itu pada tidur, ngantuk, baca koran, bergosip, sms, ngobrol-ngobrol dan absen melulu.

contoh kasus seorang artis pelawak Jakarta yang ingin mencoba duduk di DPR RI..
entahlah yah kalau artis tersebut menyebut badan urusan rumah tangga, tapi dari yang aku dengar disalah satu tv swasta, dia disebutkan mencoba untuk komisi A.. tugas perkomisi dari situs DPR RI :
KOMISI I: Pertahanan, Luar Negeri, dan Informasi
KOMISI II: Pemerintahan Dalam Negeri, Otonomi Daerah, Aparatur Negara, dan Agraria
KOMISI III: Hukum dan Perundang-undangan, HAM dan Keamanan
KOMISI IV: Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Kelautan, Perikanan dan Pangan
KOMISI V: Perhubungan, Telekomunikasi, Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, pembangunan Pedesaan dan Kawasan Tertinggal
KOMISI VI: Perdagangan, Perindustrian, investasi, Koperasi, UKM, dan BUMN
KOMISI VII: Energi, Sumber Daya Mineral, Riset dan Teknologi, Lingkungan Hidup
KOMISI VIII: Agama, Sosial dan Pemberdayaan Perempuan
KOMISI IX: Kependudukan, kesehatan, Tenaga Kerja dan Transmigrasi
KOMISI X: Pendidikan, Pemuda, Olaharaga, pariwisata, kesenian dan Kebudayaan
KOMISI XI: Keuangan, Perencanaan Pembangunan Nasional, Perbankan dan Lembaga Keuangan Bukan Bank

bisa kita bayangkan urusan Pertahanan negara, berhadapan sama Jendral dan panglima.. apa ga ketawa-ketawa reporternya.. aya-aya wae.

sekarang lihat metodenya yang dikumpulin secara acak karena terkesan dengan semangat kreatif, unik, maksimal, maksa dan garing :
Multilevel Marketing (MLM), siap diborgol, serbu paranormal, facebook, serangan darat, sms,

ini sebenarnya buat apa sih partai dengan caleg sebegitu banyak, kalau nantinya mereka sendiri memilih berkoalisi juga lalu bagi-bagi...
belum tentu mampu punya dana buat kampanye, belum tentu terpilih.. caleg yang aku tanyakan hal tersebut hanya tersenyum dan berkata 'ya.. siapa tau.. '

so never say never again perhaps ?
hiks dgn avatar afatar ahli pertanian bawa tembak-tembakan.. mate ma hita..

02 March, 2009

funkin' politik

Vibrations of the music rhytim
Make you groovin’, moving dancin’
Then became intrance

Funkin politik don’t like the etiks
Funkin politik politikus, tikus mampus
Funkin politik si tikus takut sama sipus

Don’t look the government sights
There’s too much hipokrit fights
Don’t see the government eyes
You better look into my arts
- Slank

ada juga manfaat blog buat para caleg, sambil kampanye dan sosialisasi program, jadi tempat blogger menyampaikan aspirasi, kritik, saran, doa dan berbagai makian..
buat iklim pemilu yang menggerahkan, kampanye caleg yang meresahkan, anggota legaslatif yang semakin memuakkan, blog anda tepat sebagai tempat rakyat menuntut dan menghujat..

kenangan buat seorang anggota komisi V dpr ri yang saat ini mencalonkan kembali sebagai anggota legislatif dari PAN yang memasukkan agenda jadwal kegiatan ke blognya, berbagai silaturahmi dan pertemuan.. sibuk bener..

Ini adalah tembolok Google' untuk http://abdulhadijamal.blogspot.com/2009/02/jadwal-ir-abdul-hadi-djamal-minggu-ke.html. Gambar ini adalah jepretan laman seperti yang ditampilkan pada tanggal 28 Feb 2009 23:17:28 GMT.

sayangnya beliau belum cantumin agenda jadwal minggu pertama bulan Maret, salah satu mungkin tertangkap tangan oleh KPK.

gambar ditambahkan tgl. 4 Maret, berhubung tim sukses ybs segera mengganti blognya menjadi Perjuangan tidak berakhir di ujung terali besi Pak!!.. dan menghapus semua pesan dan kesan dari pengunjung, ketangkap tangan ama satu milyar masih bisa ngomong ini itu.. cape deh..

22 January, 2009

selamat ulang tahun dari beringin

atraktif sekali ya :D

aku print screen dari ePaper, Kompas Jumat tgl 23 Jan 2009.
selamat ulang tahun ibu, dengan mawar kuning, semoga tanggal 23 ini menjadi hari baik untuk kita semua.. yang diutarakan hanya kekaguman pada kreativitas santun tim kampanye partai tersebut, diriku bukan partisipan ataupun kader dari partai manapun, tapi cara yang baik, damai, efektif, efisien dan menarik buatku pribadi harus tetap diapresiasikan dengan dua jempol.. .


15 December, 2008

count down pemilu

gambarnya dari sini
ada hal yang jadi hiburan baru untuk musim persiapan pemilu, pemilihan caleg dari banyaaaaak partai itu.. ya kalau di televisi kan tinggal ganti chanel, kalau di jalan dimana aja ada..
setiap dalam perjalanan, baik pergi atau pulang kerja, atau pas lagi ada keperluan keluar kantor, sekarang aja udah ga terhitung lagi, itupun kita masih bisa menghitung baru berapa partai yang mengenalkan calegnya, nanti 2009.. 44 partai dengan lebih 11.000 caleg itu akan mewarnai bumi pertiwi dengan berbagai spanduk, reklame, brosur dan iklan.

lucu juga melihat foto-foto tersebut, semua caleg tersebut tersenyum, moga aja ntar kalau ga terpilih masih bisa tetap senyum ya bapak/ibu..
saya sih happy-happy saja, sama seperti saluran media yang dilimpahi iklan, banyaknya order spanduk, kaos, pin or segala macem atribut partai.. dimana-mana dipenuhi gambar orang-orang tersenyum.. duh lima tahun sekali kejadian seperti ini..

btw teringat saya milih apa 5 tahun yang lalu di pemilu, suka-suka saya dong.. saya ga mau milih satu partai saja, rugi.. toh tiap partai itu juga harus berkoalisi dan nantinya juga share power dengan temen2nya main.. saya bagi2 saja duluan sendiri :D

untuk pemilihan anggota dewan dari 3 kertas yang harus dicoblos dulu,
saya mulai dari caleg DPR RI saya coblos partai Demokrat, kenapa ? karena saya terpesona oleh figur SBY.
kertas kedua untuk caleg DPRD Provinsi saya pilih PDS, kenapa ? karena ada tulisan yang saya ingat bener 'keharusan' memilih partai ini, saya takut salah karena tidak memilih partai yang bervisi dan misi yang sesuai dengan agama yang saya anut, lagian ketua umumnya adalah Hutasoit, amang tahe marga saya itu..
saya tidak berani mengambil resiko :D
kertas terakhir untuk caleg DPRD Kota milih satu partai yang namanya sama dengan aplikasi yang dibuat dan disupport oleh perusahaan saya,
PIB, nama itu menjadi rhema bagi saya, sungguh terkesan dan sayapun menetapkan pilihan itu tanpa harus menyesuaikan visi dan misi atau mengenal calon legislatifnya, pokoknya harus itu.. soalnya tiap hari saya menyebutkan singkatan itu hehehe

kemudian untuk pemilu presiden dan wakil presiden, saya turut bergembira karena pilihan saya merupakan pemenang pemilihan waktu itu.

tahun ini bosan lihat pemboroson apbn yang selalu diulangi dengan lebih parah setiap lima tahunnya, dan televisi lagi sibuk menayangkan berbagai diskusi yang membahas topik fatwa golput itu haram.


beberapa teman bercakap-cakap (siap ngbahas inpotainment kan cocoknya politik, biar dikirain agak smart gt loh.. agak sih..) dan bilang 'golput itu dosa',
saya cuma ketawa dan bilang selagi ga ada tertulis di kitab suci sudahlah, ga usah ditambah-tambahi.. dan karena menyadari pembicaraan kita diluar zona netral, persepsi dan wawasan politik saya yang sedikit, dan pilihan individu masing-masing adalah hak absolut yang dilindungi undang-undang, topik dikembalikan ke pembahasan sebelumnya.. gambar itu dari sini, gambar yang lucu karena Tuhan identik dengan golongan putih kan :D
itu tempat saya mengetahui sejarahnya golput yang telah ada sejak tahun 1970-an dan alasan - alasan mengapa orang memilih golput.. berikut cuplikannya dari sini

Jika merunut ”sejarah golput”, fenomena golput polos yang emoh ”memilih” warna kuning Golkar, merah (Partai Demokrasi Indonesia), dan hijau (Partai Persatuan Pembangunan) sebenarnya sudah ada sejak tahun 1971, yang dimotori Arief Budiman, Julius Usman, dan Imam Walujo Sumali. Menurut pandangan kaum muda saat itu, nilai dan prinsip demokrasi tidak ditegakkan dan dicerminkan dalam aturan main Pemilu 1971.

Kekecewaan demikian diwujudkan dengan membuat gambar segi lima atau pentagon bergaris hitam, namun dasarnya warna putih sebagai identitas politiknya. Simbol inilah yang dikampanyekan intensif di kalangan tertentu warga perkotaan. Meski upaya memilih ”putih” itu hasilnya tidak signifikan pada Pemilu 1971, gejala ”peng-golput-an” tetap berlangsung pada pemilu selanjutnya.

terserah orangnya dong mau pilih yang mana, janganlah dicampur adukkan dengan agama, tidak memilih juga adalah proses dalam demokrasi.. hidup demokrasi !