15 August, 2010

barelang

dalam hidup, acapkali kita melewati persimpangan yang harus dipilih. setiap pilihan menentukan perjalanan dengan persimpangan lainnya. terkadang bisa kembali ke tempat semula, berputar-putar tapi perjalanannya tentu saja selalu berbeda rasanya.

kadang perjalanan itu dilakukan sendirian, kadang berdua, ketika tiba di persimpangan lagi kita juga yang harus memilih, mau berjalan berdua atau berpisah, sendiri-sendiri. terkadang dalam perjalanan kita bertemu kembali dengan orang yang dulu kita pernah berjalan bersama lalu berpisah, setelah bertemu kembali memilih berjalan bersama dan kemudian berpisah di persimpangan kembali.

kadang perpisahan itu bukan karena kita mau memilih berpisah, tetapi bisa jadi karena tidak punya pilihan selain berpisah kembali. tetapi akan tiba saatnya, kalau kita mau, kita akan memilih dan dipilih untuk berjalan bersama terus melewati banyak persimpangan bersama-sama.

perjalanan berdua itu satu paket, kita tidak bisa memilih yang senang-senang, yang lucu-lucu, yang baik-baiknya saja. sama seperti diri kita pribadi yang tidak bisa selalu senang-senang, lucu-lucu dan baik-baik melulu. kalau mau bersama terus, keduanya harus memilih persimpangan yang bisa dilewati bersama-sama. hidup itu pilihan, maka pilihlah yang bisa dipilih sama-sama.

bahkan ada saatnya setelah persimpangan kita harus melewati jembatan, yang kalau sudah dilewati akan sulit dan tidak mungkin kembali ke tempat semula. have to leave all behind..

yah, diriku ga suka repot memikirkan pilihan dan konsekuensinya. cukuplah catatan singkat tentang pilihan bersama-sama. aku sudah berjanji kemarin di barelang sana.. well, that's life, live with it!

0 komentar:

Post a Comment

the cool visitor said :